Senin, 15 Oktober 2012

#BridgingCourse06


Takut Jatuh Cinta

            Jatuh cinta. Bagi kebanyakan orang pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya jatuh cinta, bahkan hampir semua orang pernah mengalami jatuh cinta dari remaja hingga orang tua sekalipun. Jatuh cinta memiliki makna yang berbeda pada setiap orang yang mengalaminya. Kebanyakan orang yang pernah mengalami jatuh cinta mengatakan saat jatuh cinta adalah saat-saat paling indah dan menyenangkan, namun ada beberapa orang yang tidak suka jatuh cinta bahkan takut jatuh cinta. Mengapa seseorang bisa takut untuk jatuh cinta? Coba kita bahas.
Beberapa kisah cinta yang begitu menyakitkan hingga menimbulkan sebuah ketakutan tersendiri bagi yang pernah mengalami kenyataan pahit saat mereka jatuh cinta. Sebuah ketakutan yang luar biasa tersebut biasa disebut dengan isitilah phobia. Phobia sendiri berasal dari bahasa latin yang berarti cemas atau ketakutan. Ketakutan yang luar biasa pada perasaan jatuh cinta biasa disebut Philophobia atau phobia jatuh cinta. Sumber dari internet mengatakan phobia jatuh cinta memang benar adanya dan banyak yang sudah mengidap Philophobia. Philophobia termasuk dalam penyakit mental. Orang-orang yang mempunyai penyakit ini biasanya pernah mengetahui dan mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan dalam hal percintaan, mereka takut jatuh cinta  karena anggapan mereka tentang jatuh cinta itu adalah hal yang tidak menyenangkan bahkan mungkin juga mereka menganggap itu merugikan. Beberapa faktor yang bisa membuat seseorang menjadi Philophobia atau phobia jatuh cinta  adalah mungkin karena seseorang tersebut pernah merasakan perlakuan yang tidak menyenangkan dalam percintaan atau pernah  melihat orang lain yang tersiksa karena percintaan hingga dia tidak ingin hal itu terjadi terhadap dirinya, ataupun karena pergaulan yang salah pada masa kecilnya, dan banyak alasan-alasan lainnya yang membuat seseorang menjadi phobia akan jatuh cinta.
Namun setiap ketakutan ataupun phobia pasti memiliki caranya sendiri untuk mengurangi ataupun menyembuhkan phobia yang dialami. Dari sumber internet, ada beberapa cara untuk menyembuhkan Philophobia ini. Yang pertama adalah dengan Hypnotheraphy atau sugesti-sugesti tentang untuk menghilangkan phobia, Flooding atau treatment yang ekstrim dengan cara Si penderita phobia dihadapkan secara langsung untuk menghadapi, menyentuh, memegang dan merasakan dengan sumber phobia tersebut sampai ia tidak ketakutan lagi, Desensitisasi Sistematis dengan mendekati sumber phobia secara bertahap yang biasanya membutuhkan tekad atau niat yang kuat dan memakan waktu yang agak lama, Reframing dengan cara menyuruh si penderita untuk membayangkan kembali asal mula phobia itu terjadi dan mensugestinya menjadi manusia yang sama namun sudah tidak takut lagi akan phobianya, dan yang terakhir adalah dengan  Self hipnotis yaitu memotivasi diri sendiri untuk tidak takut dengan hal-hal yang pernah membuat si penderita merasa cemas atau trauma.
Philophobia tersebut sangat berpengaruh pada perkembangan jiwa dan batin seseorang dalam hal jatuh cinta. Meskipun mereka pernah merasakan  indahnya jatuh cinta, tapi hal yang pernah membuat mereka terluka sangat tidak mudah untuk dilupakan. Namun semua bisa diperjuangkan dan dikembalikan seperti semula dengan bantuan waktu dan juga orang-orang yang berada disekitarnya.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar